Vitalia Shesya dan Jane Shalimar Nyanyi Bareng di Knife and Roses

Vitalia Shesya dan Jane Shalimar Nyanyi Bareng di Knife and Roses

Bersosialisasi merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Namun lebih asyik bila sosialisasi itu dikemas dengan cara yang ciamik. Arisan sudah biasa, demikian juga dengan belanja-belanji. Nah, bagaimana kalau sosialisasi itu dikemas dalam bentuk nyanyi bareng? Tentu asyik dan menarik, bukan?

Di belantika dunia glamor Indonesia kini hadir kelompok nyanyi yang bernama Knife and Roses (KNR). Ini semacam plesetan dari nama grup band Guns n Roses (GNR) yang populer di era ’90-an. Sah-sah saja, sebab intinya adalah nama yang mudah diingat dan terdengar fun.

Lantaran para anggotanya punya semangat kekinian, salah satu cara bernyanyi kelompok ini adalah via aplikasi Smule sing karaoke. Aplikasi yang bisa diunduh di Play Store dan Apple Store ini memungkinkan kita bernyanyi (karaoke) seorang diri, berduet, atau pun berkelompok.

Para anggota KNR bisa saling bersosialisasi dan menjalin keakraban satu sama lain lewat nyanyi bareng tersebut. Kalau pun ada anggota yang bernyanyi seorang diri (di rumah masing-masing atau di dalam mobil saat lalu lintas macet), maka hasil nyanyinya bisa dilihat oleh anggota lainnya di aplikasi Smule itu sendiri.

Dalam hal ini, KNR punya akun Instagram sebagai wadah lain bagi anggotanya yang ingin men-share rekaman video bernyanyinya kepada anggota lain, bahkan kepada publik. Kalau Anda ingin menonton dan mendengar Vitalia Shesya atau Jane Shalimar bernyanyi, silakan follow akun Instagram Knife and Roses.

(Ki-ka) Jane Shalimar, Elisya Olive, dan Vitalia Shesya

Mungkin di antara Anda ada yang bertanya-tanya apakah kedua artis tersebut bisa nyanyi? Wow, jangan meremehkan dulu. Silakan simak sendiri videonya di akun Instagram tersebut.

Hmm, kalau Anda memang ingin menguji kemampuan bernyanyi dan bermusik kelompok ini, coba lihat nama-nama lain anggota KNR. Sebut saja, Nyimas Danira penyanyi dan MC kondang yang sudah punya satu album berjudul Tak Bisa Denganmu. Ada pula F. Saufika yang pernah menjadi backing vocal untuk Dewa 19, Slank, dan Reza Artamevia. Keren, kan?

KNR jadi lebih valid lagi kemampuan bermusiknya berkat bergabungnya Dhani Krishna yang merupakan mantan vokalis Krisna Band dan kini menjadi seorang produser musik. Tak ketinggalan, bergabung pula Noval Scotty Frans, musisi yang kerap berkolaborasi dengan musisi mancanegara.

Jadi dengan formasi seperti itu, boleh dibilang KNR merupakan grup Smule yang lain daripada yang lain. KNR bukan hanya kelompok penggemar nyanyi dan karaoke kelas rumahan atau kabin mobil, melainkan grup nyanyi yang “semi profesional”.

Bukan hanya sampai di situ, KNR jadi lebih menarik lagi dengan masuknya anggota lain yang mencerminkan betapa sosialisasi kelompok ini punya spektrum luas. Bagaimana tidak, KNR sebenarnya justru dirintis oleh Elisya Olive, seorang wanita karier yang juga politisi partai, bersama Jane Shalimar yang juga aktif di partai. Keberagaman di dalam KNR lebih menarik lagi dengan anggota lain bernama Fahmy R. Pranowo yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS). Wow!

Anggota lengkap Knife and Roses

Sampai di sini kita bisa melihat filosofi yang melandasi berjalannya KNR adalah ‘persahabatan di dalam keberagaman melalui musik’.

Nah, sekian dulu uraian soal KNR. Anda penasaran untuk mengenal lebih jauh KNR dengan sejumlah anggotanya? Nantikan artikel kami selanjutnya: bincang-bincang dengan Vitalia Shesya serta Jane Shalimar, dan juga yang lainnya. Blarr!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *