Tips Karaoke di Dalam Mobil Waktu Jalanan Macet

Tips Karaoke di Dalam Mobil Waktu Jalanan Macet

Bukan wahana nyinyir dan hoax. Cuma menghibur dan mengusir jenuh. Cocok kalau lagi macet parah.

Macet seolah jadi “fitrah”nya jalanan Jakarta. Dari selepas subuh hingga malam hari ribuan kendaraan berdesakan dan berebut jalan.

Ada ribuan orang juga di dalam kendaraan-kendaraan itu. Ada yang cuma diam meratapi nasib. Ada yang ngobrol (kalau ada teman di dalam kendaraan) sampai berbusa. Ada yang mendengar musik atau berita dari radio.

Dan lain sebagainya, termasuk sampai mereka yang melakukan hal-hal aneh di dalam mobil hanya untuk melawan rasa sebal karena macet.

Kalau kena macet, jangan cuma meratapi nasib

Namun sudah sekitar setahun atau dua tahun belakangan ini, ada hal menarik yang dilakukan orang di dalam mobil waktu macet, yaitu karaoke.

Ya! Karaoke!

Ini bisa terjadi berkat adanya sejumlah aplikasi karaoke untuk smartphone, yang bisa diunduh di Play Store maupun App Store.

Sebut saja yang paling populer adalah Smule Sing Karaoke. Aplikasi besutan orang Amerika ini memungkinkan kita memilih lagu –dari genre apa saja, termasuk jazz, rock, pop, metal, evergreen, religi, hip hop, blues, hingga dangdut koplo– untuk berkaraoke.

Logo ini makin populer

Dari mana aplikasi ini mendapat koleksi lagu karaokenya? Ternyata dari publik yang sudah mengunduh (download) aplikasi itu dan mengunggah (upload) lagu-lagu karaoke untuk digunakan oleh siapa saja.

Mirip dengan sosmed, yakni dari publik untuk publik. Namun bukan status gak penting atau nyinyirisme yang dibagikan di dalam Smule, melainkan lagu-lagu karaoke.

Namanya aplikasi pasti ada tujuan bisnisnya. Untuk bisa berkaraoke sendirian (solo), kita harus menjadi anggota dengan status VIP. Biayanya Rp 12 ribu sebulan atau Rp 95 ribu per tahun. Pembayaran dilakukan via potong pulsa telepon atau kartu kredit.

Kalau bukan VIP, maka kita hanya bisa berkaraoke bersama orang lain (duet), yakni anggota VIP yang menyanyikan beberapa bait lagu lebih dulu dan menyisakan beberapa bait kosong untuk dinyanyikan oleh kita.

Hanya anggota VIP juga yang bisa mengunggah lagu-lagu karaoke untuk dinyanyikan siapa saja.

Lebih aman kalau yang berkaraoke adalah penumpang, bukan pengemudi

Mirip sosmed Twitter, kita bisa mem-follow dan di-follow anggota lain. Biasanya anggota VIP yang suaranya bagus akan banyak pengikutnya.

JANGAN TAKUT NGGAK BISA NYANYI

Namun anehnya relasi antar personal di dalam Smule adalah banyak juga anggota yang suaranya “ancur” tapi follower-nya banyak.

Dan sangat jarang ada komen yang nyinyir atas lagu-lagu yang dinyanyikan. Biasanya komennya, “Good. Mantaapp. Amazingg” meskipun sebenarnya “ancur”.

Lagu di Smule bisa dinyanyikan dalam format audio saja atau format video. Kedua format itu bisa digunakan untuk berduet.

Berduet di Smule dalam format video

Nyanyinya bisa pakai earphone, headphone, mic pada ponsel, atau via Bluetooth pada head unit mobil.

Untuk keselamatan berkendara, lebih disarankan memakai earphone, headphone, atau Bluetooth agar kedua tangan tetap fokus mengemudi.

Lebih aman lagi kalau pengemudi tidak berkaraoke, melainkan hanya penumpang di sebelah atau penumpang lainnya. Pengemudi kemudian mendengar hasil rekamannya, lalu memujinya atau mencelanya, yaa hanya untuk bercanda dan mengusir jenuh saat lalu lintas macet.

APLIKASI SEJENIS LAIN PUNYA FITUR PITCH

Smule bukan tanpa saingan. Ada misalnya Suaraku. Sangat mirip dengan Smule konsepnya. Namun Suaraku punya fitur pitch yang tidak dimiliki Smule.

Suaraku punya fitur pitch yang bisa menaikturunkan oktaf

Dengan pitch, kita bisa menaikturunkan oktaf, sehingga lagu-lagu Nicky Astria atau Pance Pondaag tidak membuat leher tercekik alias tidak maksa nyanyinya.

Sayangnya, sampai tulisan ini diturunkan, kualitas audio Suaraku masih belum bisa menandingi Smule.

Ok, selamat melawan macet dengan berkaraoke. Blarr!

(Utamakan keselamatan selama berkendara. Bila lalu lintas tidak memungkinkan, jangan memaksakan berkaraoke. Untuk macet yang parah hingga mobil berhenti lama, karaoke mungkin aman bagi pengemudi. Namun lebih aman bila hanya penumpang yang berkaraoke.)

Lebih baik utamakan keselamatan daripada memaksakan berkaraoke dalam kondisi lalu lintas yang tidak memungkinkan

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *