Test Drive New Avanza, Luar Biasa dari Sesuatu yang Terasa Biasa

Test Drive New Avanza, Luar Biasa dari Sesuatu yang Terasa Biasa

Mobil yang berkembang. Kalimat itu cocok menggambarkan New Avanza yang dirilis 15 Januari 2019 lalu.

Kami melakukan test drive terhadap New Avanza pada 3–4 Maret 2019 dengan rute Cirebon-Semarang (sudah dimuat di tulisan lain di web ini) dan rute Semarang-Jogjakarta (uraiannya di artikel ini).

Kembali ke pernyataan awal, New Avanza boleh dibilang lebih bagus dalam banyak hal dibanding Avanza sebelumnya. Dalam tulisan sebelumnya kami sebutkan peningkatan kualitas pada aspek suspensi (kaki-kaki), mesin, dan kekedapan kabin.

Kami beristirahat di kawasan dekat Borobudur

Dan kini kami uraikan peningkatan New Avanza dalam aspek steering, rem, dan kestabilan. Ketiganya berkaitan dengan peningkatan suspensi yang telah diulas sebelumnya.

Dengan shockabsorber, per, serta bushing-bushing yang telah diperbaharui, maka peredaman, kekuatan, dan kestabilan New Avanza lebih mengagumkan. Itu semua begitu terasa di dalam test drive ini.

Permukaan tol trans Jawa yang masih kasar tidak banyak mengganggu New Avanza. Bahkan lubang-lubang di tol Cirebon-Semarang pun dilibas tanpa masalah (baca artikel Ketika New Avanza tidak Diberi Ampun di Tol Trans Jawa).

Ketika melaju dari Semarang ke Jogjakarta, yang dihadapi bukan lagi permukaan jalan yang buruk, melainkan banyaknya truk yang harus disalip di jalur dua arah.

Kombinasi setir mantap, kestabilan kaki-kaki, rem yang mumpuni, serta mesin+transmisi yang cekatan adalah keharusan.

Di dalam test drive ini, New Avanza memperagakan sinergi semua faktor itu dengan baik. Apalagi transmisi otomatisnya memiliki fitur semi sekuensial yang bisa diturunkan giginya ke tiga, dua, bahkan satu. Akselerasi spontan untuk menyalip truk dan bus pun lebih mudah dilakukan.

Kaki-kaki barunya memang memuaskan

Setir pun mantap bertingkah, karena memiliki fitur speed sensing, di mana mulai kecepatan 70 kpj bobotnya akan memberat, untuk memberi handling yang mantap.

Ketika rem dipijak keras sehabis menyalip truk –untuk masuk ke celah di depan truk mengingat ada kendaraan lain dari arah depan– kaki-kaki baru Avanza mampu menahan gaya inersia dengan baik, sehingga manuver kritikal itu berjalan mulus.

Dalam situasi seperti itu, kelimbungan parah yang masih dialami kebanyakan mobil sekelasnya, tidaklah kami rasakan.

Walau dijuluki ‘mobil sejuta umat’, namun di dalam test drive ini New Avanza memperlihatkan perkembangan yang luar biasa. Bahkan dengan harganya yang relatif tidak mahal, New Avanza sebenarnya lebih baik dibanding beberapa mobil lain yang lebih mahal.

Evolusi teknis New Avanza telah menjadikannya ‘bukan mobil biasa’ meski seolah biasa saja karena saking banyaknya beredar di jalanan.

Jangan anggap biasa, meski biasa dilihat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *