Rouli Sijabat dan Jejak Manis di Dunia PR Otomotif

Rouli Sijabat dan Jejak Manis di Dunia PR Otomotif

Dunia public relations (PR) bidang otomotif di Indonesia boleh jadi telah kehilangan nama besar. Ya, sosok yang mengisi jagad per-PR-an dengan cara khas: keramahan tiada akhir, serta pelayanan bintang lima kepada awak media. Nama besar itu disandang oleh figur yang di dalam berbagai acara disebut oleh MC dengan kalimat: the one and only: Rouli Sijabat!

Rouli Sijabat untuk sementara atau mungkin selamanya, tidak lagi memegang tongkat komando di departemen public relations PT Toyota Astra Motor (TAM), industri otomotif terbesar di Indonesia dan nomor empat di dunia. Rouli Sijabat per 1 Januari 2020 menjadi komandan di bidang corporate social responsibility (CSR) TAM.

Awak media atau kalangan jurnalis merasa kehilangan karena keramahan khas Rouli Sijabat yang tidak mudah ditiru. Belum lagi layanan bintang limanya yang tidak diberikan oleh PR lain di kalangan otomotif: dukungan saat wartawan atau keluarganya berulang tahun, melahirkan, pernikahan, dan tentu saja kematian.

Belum lagi layanan istimewa saat jurnalis diajak meliput ke luar kota: transportasi mewah dari rumah ke bandara dan sebaliknya (penulis pernah diantar pakai Alphard dari bandara ke Bogor), pesawat selalu Garuda, makanan yang selalu berlimpah sepanjang acara, kamar hotel yang memuaskan, pendamping (personal assistant) yang sigap melayani kebutuhan jurnalis, mata acara yang menyenangkan dengan MC berkelas, hingga oleh-oleh yang sudah dikemas rapih untuk dibawa pulang oleh para jurnalis.

Jangan pula ditanyakan bagaimana kualitas layanan PR TAM ketika mengajak jurnalis melakukan liputan ke luar negeri. Magnificent! Luar biasa! Tidak mungkin terjadi di dalam acara Toyota seorang pimpinan PR asyik berbelanja di sebuah mall dan membiarkan para wartawan menunggunya di luar mall. Ya, itu terjadi, tapi bukan di acara Toyota.

Belum lagi para pejabat TAM yang ramah dan akomodatif terhadap para jurnalis. Mereka bersedia melayani tanya jawab kapan pun di dalam rangkaian acara. Bahkan beberapa pejabat sengaja mendekati para wartawan untuk berbincang-bincang. Tidak seperti pejabat brand mobil lain yang justru terasa membatasi diri untuk berbicara kepada wartawan.

Kita semua berharap great hospitality yang diberikan PR TAM dan para pejabat Toyota tidak akan hilang, melainkan menjadi legacy yang diteruskan oleh departemen PR TAM serta para pejabat TAM selanjutnya.

Kini tongkat komando PR TAM diserahkan kepada Dimas Aska (juga alumni ITB, sama dengan Rouli Sijabat). Dimas selama ini menjadi tangan kanan Rouli. Sosok pemimpin baru departemen PR TAM tersebut tak kalah ramahnya dengan pendahulunya.

Puluhan penghargaan resmi telah diterima PR TAM sejak Rouli Sijabat memimpin departemen ini sejak tahun 2008. Namun semoga bukan hanya itu tolok ukurnya. Melainkan kepuasan batin para jurnalis yang sulit diukur, serta loyalitas masyarakat Indonesia kepada Toyota yang belum tertandingi sampai sekarang.

Blarr!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *