Oscar Tanpa Host dan Best Picture-nya Asing Penonton Merosot

Oscar Tanpa Host dan Best Picture-nya Asing Penonton Merosot

Gelaran penganugerahan piala Oscar atau Academy Awards 2020 tetap terasa glamor sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Namun jumlah pemirsa perhelatan yang hak siarnya dipegang televisi ABC tersebut mencacat rekor terkecil tahun ini: hanya 23,6 juta pemirsa di Amerika Serikat.

Perusahaan survey Nielsen mengatakan jumlah penonton acara yang digelar Minggu (9/2/2020) malam waktu Amerika Serikat itu turun 20 persen dari tahun lalu.

Tanda rendahnya jumlah pemirsa televisi acara Oscar sudah terjadi pada tahun 2018 dengan 26,5 juta penonton (di AS).

The Academy Awards menganugerahi Parasite asal Korea Selatan sebagai film terbaik (best picture). Ini adalah film berbahasa asing pertama yang memenangkan penghargaan tertinggi. Dan bagi publik AS, film itu mungkin bukan yang menarik banyak peminat.

Selain itu, Oscar digelar lebih cepat di tahun ini daripada biasanya, dan itu mungkin mengurangi peluang pertunjukan untuk membangun gebrakan.

“Tahun ini terlalu mudah ditebak, terlalu putih, dan terlalu membosankan,” kata Tom O’Neil, pendiri Goldderby.com, sebuah situs web yang didedikasikan untuk berita acara penghargaan.

Para aktor dan aktris yang merebut piala terbesar: Joaquin Phoenix, Renée Zellweger, Brad Pitt, dan Laura Dern, bukan lagi sosok yang segar dan bikin penasaran, imbuh O’Neil.

“Satu-satunya ketegangan malam itu adalah untuk best picture. Selain itu, penonton rata-rata belum melihat Parasite atau 1917, sehingga mereka tidak berinvestasi secara emosional,” kata O’Neil.

Untuk tahun kedua berturut-turut, Oscar digelar tanpa host, dan hanya ada paparan produksi yang meriah dari Janelle Monae, serta monolog komik tajam bersama Steve Martin dan Chris Rock. Tetapi beberapa kritikus merasa kurangnya host adalah cacat tahun ini. “Satu hal yang dapat dilakukan oleh pembawa acara adalah memberikan bentuk dan suara siaran ketika tidak ada yang menyediakannya,” tulis James Poniewozik dari The New York Times. “Dan pada pertunjukan tahun ini lebih terasa adanya kevakuman dan penggunaan waktu yang membingungkan.”

Hank Stuever, kritikus untuk Washington Post, mengatakan pertunjukan itu terlalu mudah ditebak. Dia menyebutnya “Oscar autopilot, tiga setengah jam Hollywood terbang di ketinggian 35.000 kaki. Penonton pun terkantuk-kantuk di sebagian besar penerbangan.”

“Aku rindu adanya host,” kata Joy Behar dari The View.

Untuk sebagian besar tahun di dekade 2000-an, Oscar ditonton antara 35 dan 45 juta pemirsa, dan seringkali merupakan program televisi kedua yang paling banyak ditonton setelah Super Bowl.

Meski jumlah pemirsa Oscar turun, angkanya masih lebih tinggi dibanding Golden Globes (18,3 juta) dan Grammy Awards (18,7 juta) yang juga turun sejak 2019, tetapi penurunannya tidak terlalu curam.

(Foto: APnews, Caption: Tim film Parasite)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *