Ini Dia Salesman Toyota Terbaik di Indonesia dan Juga Dunia

Ini Dia Salesman Toyota Terbaik di Indonesia dan Juga Dunia

Tidak banyak orang Indonesia yang seperti ini: dihormati di dalam negeri sekaligus disegani di dunia. Johnny Darmawan, pria kelahiran Jakarta 1 Agustus 1952 adalah salah satunya. Pabrikan mobil terbesar di Indonesia, Toyota Astra Motor (TAM), mengaguminya sedangkan pabrikan mobil terbesar di dunia, Toyota Motor Corporation (TMC), menghormatinya.

Bagaimana Johnny Darmawan bisa mendapat julukan ‘sales person Toyota terbaik di dunia’? Berikut ini kisahnya sebagaimana dilansir di dalam buku Johnny Darmawan, Cerita Tentang Etos Bisnis yang terbit pada 2018.

Johnny adalah presiden direktur TAM dalam kurun 2002–2014. “Anda adalah salah satu legenda, Bapak Johnny. Anda mengemban berbagai peran di Indonesia untuk Toyota dan hanya Anda yang memiliki kualifikasi, kecakapan, dan passion!” kata President Toyota Motor Corporation (TMC) Akio Toyoda, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Executive Vice President TMC, Yasumori Ihara, pada malam perpisahan dan handover ceremony CEO TAM dari Johnny Darmawan kepada Hiroyuki Fukui di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta, Kamis, 3 April 2014.

Toyota tercatat sebagai market leader di pasar otomotif nasional. Kinerja penjualan TAM dalam satu dekade terakhir tercatat sebagai salah satu yang terbaik di pentas global. Selama 12 tahun periode kepemimpinan Johnny, TAM berhasil membukukan penjualan 2,7 juta unit.

Capaian ini membuat Johny memperoleh pengakuan sebagai sales person Toyota terbaik di dunia! Selain itu, sejak 2010 Toyota Indonesia juga tercatat sebagai lima terbesar di antara jajaran Toyota Global. Bahkan, pada 2011, Toyota Indonesia berhasil mengambil alih posisi Thailand sebagai empat besar Toyota Global. Sempat turun kembali ke posisi lima besar pada 2012, namun mulai 2014 Toyota Indonesia secara terus menerus berada di posisi empat besar. Capaian ini tidak terlepas dari kepiawaian Johnny Darmawan.

Seperti diungkapkan Ihara, sebagai CEO Johnny telah berhasil membawa perusahaan otomotif nasional ke jajaran elit di lingkungan Toyota Global. Bahkan, menurut Ihara, Johnny Darmawan kini tercatat sebagai the best salesman in the world di lingkungan produsen terbesar otomotif dunia ini.

Johnny berhasil melipatgandakan penjualan mobil Toyota di Indonesia dari hanya sekitar 84.000 pada 2003 menjadi 434.000 pada 2013 atau naik lebih dari lima kali lipat. Secara keseluruhan, tidak kurang dari 2,7 juta unit mobil Toyota yang berhasil terjual di Indonesia sepanjang periode kepemimpinannya. Karena itu Johnny sangat dibanggakan keluarga besar Toyota Indonesia dan TMC sebagai prinsipal.

Johnny Darmawan memulai kariernya sebagai CEO pada April 2002 setelah rapat umum pemegang saham (RUPS) TAM memutuskan untuk mengangkat dia sebagai presiden direktur untuk periode 2002-2004. Keputusan ini bisa dipastikan menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan sejarah perusahaan otomotif terbesar Indonesia ini.

Perjalanan waktu membuktikan, pilihan pemegang saham itu sangat tepat. Johnny berhasil menunjukkan bahwa dengan pola kepemimpinan yang dia kembangkan, perusahaan berhasil melewati berbagai rintangan di masa masa sulit dengan kinerja yang terus meningkat. Posisi Johnny terus dipertahankan dari RUPS ke RUPS. Bahkan saat memasuki pensiun pada usia 60 tahun pada 2012, pemegang saham merasa perlu untuk terus mempertahankan posisi Johnny sebagai CEO. Barulah pada April 2014, Johnny resmi pensiun dari TAM dan digantikan oleh Hiroyuki Fukui, executive dari Toyota Motor Asia Pacific.

Data menunjukkan, selama kepemimpinannya bersama seluruh
jajarannya, Johnny tidak hanya berhasil memperkokoh posisi perusahaan sebagai market leader, tapi juga berhasil menorehkan berbagai prestasi untuk menempatkan TAM di posisi paling strategis dalam kancah industri otomotif nasional.

Seperti terlihat dari data yang dihimpun Gaikindo, dalam era kepemimpinan Johnny, kontribusi TAM terhadap pertumbuhan pasar otomotif nasional meningkat secara sangat signifikan dan boleh dikatakan menjadi motor utama penggerak pasar otomotif nasional. Dari total penjualan mobil secara nasional mencapai 7,836 juta unit pada periode 2003-2013, sebagian besar berasal dari penjualan mobil Toyota, yaitu 2,529 juta unit.

Secara akumulatif TAM berhasil mempertahankan laju pertumbuhan jauh di atas rata-rata industri. Sepanjang 2003-2013, penjualan perusahaan ini naik rata-rata 17,39 persen per tahun, dibandingkan dengan rata-rata industri 15,51 persen.

Dengan market share rata-rata di atas angka 30 persen sejak 2003, penjualan mobil Toyota menjadi kunci pertumbuhan pasar otomotif di dalam negeri. Angka penjualan Toyota berkali-lipat lebih besar dibandingkan brand lain dari kelompok lima besar: Mitsubishi dengan angka penjualan 1.060 juta unit, Daihatsu 964.369 unit, Suzuki 916.642 unit, dan Honda 551.535 unit.

(Foto: antaranews)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *