Ini 3 Cara Berhenti Merokok Secara Alami dan Manjur

Ini 3 Cara Berhenti Merokok Secara Alami dan Manjur

Merokok boleh jadi terasa mengasyikkan. Namun merokok juga berisiko tinggi. Sudah menjadi rahasia umum, merokok bisa mendatangkan masalah kesehatan, baik bagi yang melakukan maupun orang lain yang ikut menghirup asapnya.

Oleh karena itu, banyak pula perokok yang sadar dan memutuskan berusaha berhenti merokok. Terlebih bila menyangkut biaya merokok yang akan semakin mahal, mengingat tahun 2020 cukai rokok naik 23% hingga 30% yang ujung-ujungnya meroketkan banderol rokok.

Masalahnya berhenti merokok tidaklah mudah. Namun, menurut dialog dengan sejumlah orang yang berhasil berhenti merokok, dan juga pengalaman pribadi penulis yang dari perokok berat menjadi tidak merokok, berikut ini beberapa cara atau tips berhenti merokok secara alami yang manjur untuk diterapkan.

1. Tidak makan terlalu malam

Apa hubungan makan malam-malam dengan berhenti merokok? Hubungannya adalah kondisi badan dan persepsi kalau berhenti merokok. Jadi begini, cobalah untuk makan malam paling telat jam 18.00. Setelah itu, jangan makan atau ngemil sama sekali sampai bangun pagi. Cukup minum air putih kalau perut terasa lapar. Dan tentu saja tidak merokok di malam itu.

Rasakan kondisi badan di pagi hari, hmm rasanya sangat segar dan enteng. Fresh sekali. Setidaknya hal itulah yang dirasakan penulis dan pengakuan beberapa orang lain.

Walhasil terbentuklah persepsi di benak kita bahwa tubuh segar itu rasanya enak sekali. Persepsi itu makin mantap ketika di siang harinya kembali merokok, dan merasakan badan kembali ke kondisi yang kurang enak, kurang fresh.

Berbekal persepsi itu, malam harinya kembali “berpuasa” makan dan rokok. Paginya kembali terasa fresh dan bahagia. Meski siang harinya belum bisa berhenti merokok, setidaknya memori tentang segarnya badan di pagi hari sudah cukup untuk membuat seorang perokok tahu enaknya kalau puasa merokok (dan makan) di malam hari. Ini baru cara awal untuk berhenti merokok secara alami.

2. Bandingkan bila berolah raga

Cara kedua adalah menambah kesibukan dengan berolah raga. Setelah malam harinya berpuasa makan dan rokok, siang harinya berolah raga. Maka badan akan makin terasa enak. Masalahnya sebagian orang justru bilang sehabis berolah raga merokok jadi terasa lebih enak.

Ini memang rumit. Dan olah raga bisa menjadi justifikasi untuk terus merokok, dengan alasan, “Kan merokoknya sudah diimbangi dengan olah raga.” Mereka pun merasa badan tetap bugar meski merokok.

Hal seperti ini juga sempat dialami penulis dan sejumlah rekan. Satu-satunya cara untuk melawannya adalah keyakinan bahwa rokok bukanlah material yang meningkatkan kesehatan seseorang, melainkan menurunkannya.

Olah raga terus dilakukan demi mengisi waktu dengan kegiatan yang berguna dan sehat, daripada sekedar duduk dan ngobrol yang justru memperbanyak isapan rokok.

Sekali lagi, terus terang, masalah cara berhenti merokok sangatlah rumit. Dan intinya adalah proses. Proses apa pun, sejauh itu mengarah ke area positif, sebaiknya kita jalankan.

3. Mencoba puasa siang hari

Tidak ada salahnya mencoba berpuasa di siang hari, misalnya puasa Senin dan Kamis. Cara ini tentu efektif setidaknya untuk berhenti merokok secara alami dua kali dalam sepekan. Tetapi tentu tidak mudah untuk melakukannya. Namun setidaknya berusahalah kalau memang ingin berhenti merokok.

Sekali lagi, tidak perlu menggampangkan upaya berhenti merokok. Sebab memang sulit sekali. Yang terpenting adalah usaha demi usaha ada yang dilakukan. Kelak, setelah berusaha beberapa bulan, bahkan beberapa tahun, maka Anda akan bisa berhenti merokok. Semoga.

(Penulis: M. Hasan, jurnalis, alhamdulillah sudah bisa berhenti merokok)

(Foto: antaranews)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *