6 Tokoh Paling Sukses di Industri Mobil

6 Tokoh Paling Sukses di Industri Mobil

Industri mobil adalah salah satu entitas usaha terbesar di dunia dengan puluhan merek. Dan setiap merek dijalankan dengan gaya kepemimpinan yang berbeda satu sama lain.

Ada Henry Ford yang legendaris. Ada Elon Musk yang kekinian. Termasuk ada Carlos Ghosn yang spektakuler namun berakhir “tragis”. Mereka semua adalah orang hebat di waktunya masing-masing.

Berikut ini adalah 6 di antara sekian banyak tokoh industri mobil yang paling sukses.

#1 Henry Ford

Nama Henry Ford

Status Pendiri Ford Motor Company

Lahir 30 Juli 1863 di Greenfield Township, Michigan, AS

Meninggal 7 April 1947 di Fair Lane, Dearborn, Michigan, AS

Pendidikan Institut Bisnis Detroit

Ford mempelopori jalur perakitan di dalam industri otomotif, sehingga pembuatan mobil lebih efisien dan efektif.

Industri yang ekonomis itu membuat harga mobil jadi terjangkau, dan banyak orang mampu beli mobil. Ia pun merevolusi sistem transportasi Amerika, dan juga dunia.

Selain pendekatan inovatifnya pada proses produksi, ia juga memberi kenaikan gaji yang memuaskan bagi para pekerja. Inisiatif ini sekarang dikenal sebagai “Fordisme”, yakni produksi massal barang-barang murah dengan upah yang lebih tinggi bagi para pekerja.

Metode produksi itu diilhami kunjungan Ford ke toko daging lokal. Upah pekerja minimum dikatrol dari $ 2,34 menjadi $ 5 pada tahun 1914. Para mekanik terbaik di Detroit berbondong-bondong ke Ford untuk kerja di sana.

Henry Ford memproduksi mobil pertama yang mampu dibeli oleh banyak kelas menengah Amerika, termasuk oleh  teknisi yang bekerja di Ford.

Model T diperkenalkan pada tahun 1908, dan sejak saat itu Ford mengubah mobil dari keingintahuan yang mahal menjadi transportasi praktis yang berdampak signifikan pada budaya abad ke-20.

#2 Carlos Ghosn

Nama Carlos Ghosn

Status Eks Chairman dan CEO Renault, Nissan, serta Renault-Nissan Alliance; eks Chairman Mitsubishi Motors

Lahir 9 Maret 1954 di Porto Velho, Brasil

Pendidikan Ahli Teknik dari École Polytechnique dan École des Mines de Paris

Ghosn memiliki beberapa nama panggilan, seperti Sang Pemangkas Biaya dan Bos yang Memperbaiki. Ia mengatur perputaran keuangan Renault di akhir dekade 90-an untuk menciptakan aliansi yang kita kenal sekarang, Renault-Nissan.

Ghosn adalah orang pertama di dunia yang menjalankan dua perusahaan dalam daftar Fortune 500 secara bersamaan.

Ia juga anggota 74 dewan di 16 industri berbeda yang terkait dengannya.

Namun yang paling mengesankan adalah Ghosn mampu mengubah perusahaan yang hampir tutup karena merugi, yakni Nissan, menjadi perusahaan yang menguntungkan.

Menyusul perbaikan Nissan di awal 2000-an, aliansi Renault-Nissan kini menjadi produsen mobil terbesar ketiga di dunia.

Meski belakangan ini ia didakwa melakukan penggelapan keuangan dan pajak oleh pihak berwajib Jepang, Ghosn tetaplah orang yang sukses di masa ketika ia sangat dibutuhkan.

Walau Ghosn juga telah diberhentikan dari jabatannya di Renault, Nissan, dan Mitsubishi (Nissan memiliki 34% saham Mitsubishi), ia adalah orang yang kisah suksesnya pernah dibuat komik dan populer di Jepang.

#3 Elon Musk

Nama Elon Reeve Musk

Status CEO Tesla Motors, serta CEO dan CTO Space X

Lahir 28 Juni 1971 di Pretoria, Afrika Selatan

Pendidikan Ilmu Fisika dan Ekonomi di University of Pennsylvania

Elon Musk dianggap keren oleh banyak orang karena belakangan ini intens mengembangkan perusahaan roket Space X, setelah lebih dahulu memimpin salah satu perusahaan mobil listrik paling inovatif di dunia, Tesla.

Sebelumnya lagi, ia dikenal sebagai orang yang berkiprah di sistem keuangan Paypal.

Musk memasuki dunia otomotif pada tahun 2003 sebagai salah satu pendiri Tesla Motors. Namun, perhatian dunia mulai tertuju padanya ketika tahun 2008 merilis Tesla Roadster, mobil sport listrik pertama di dunia yang diproduksi massal.

Pada Desember 2016, Tesla Motors telah menjual lebih dari 186.000 mobil listrik di seluruh dunia sejak pengiriman Tesla Roadster pertamanya pada tahun 2008.

Tesla kini menjadi pembuat mobil listrik plug-in terbesar kedua di dunia setelah Renault-Nissan Alliance yang lebih dulu menjual Nissan Leaf.

Namun, Tesla Motors hanyalah salah satu alasan kami mengagumi Mr. Musk. Komitmennya untuk menyebarkan energi surya secara luas dan ikut mengurangi pemanasan global, serta upayanya dalam industri roket, adalah hal yang akan selalu membuatnya terlihat keren.

#4 Mary Teresa Bara

Nama Mary Teresa Barra

Status CEO General Motors

Lahir 24 Desember 1961 di Royal Oak, Michigan, AS

Pendidikan Sekolah Pascasarjana Bisnis Stanford

Ia adalah CEO wanita pertama yang memimpin salah satu dari empat pembuat mobil terbesar di AS dan salah satu yang terbesar di dunia, General Motors (GM).

Mary Barra –demikian ia biasa disebut– bergabung dengan GM sejak berusia 18 tahun.

Ia memulainya dari bawah dan kemudian memegang berbagai posisi teknik serta administrasi, termasuk menjadi manajer pabrik perakitan.

Barra diangkat jadi CEO pada Januari 2014. Selama tahun pertamanya, GM terpaksa mengumumkan 84 recall yang melibatkan lebih dari 30 juta kendaraan (lebih dari tiga kali jumlah yang dijualnya di seluruh dunia pada 2013, dan lebih dari keseluruhan recall industri otomotif di AS pada 2013).

Ia sempat dipanggil Kongres untuk menjawab pertanyaan tentang produk GM yang bermasalah dan terkait dengan 13 kematian. Tentu saja Barra menghadapi tantangan berat untuk membangun kembali kepercayaan konsumen.

Meskipun menghadapi awal yang sulit, Barra berhasil membersihkan budaya “politik yang merugikan perusahaan” yang telah lama ada di GM.

Ia juga mendorong efisiensi, kecepatan produksi, dan kualitas yang lebih baik untuk produk GM.

#5 JRD Tata

Nama JRD Tata

Status Chairman Tata Group dan pemegang saham Tata Sons

Lahir 29 Juli 1904 di Paris, Prancis

Meninggal 29 November 1993 di Jenewa, Swiss

Pendidikan Janson de Sailly School

Jehangir Ratanji Dadabhoy Tata merupakan salah seorang pelopor dan pengusaha awal dalam transportasi di dunia.

Tetapi yang paling penting ia mengubah transportasi India –negara dengan penduduk lebih dari semilyar jiwa selain China– dengan mendirikan Tata Motors dan Air India pada akhir delade 30-an dan 40-an.

Kedua perusahaan itu masih beroperasi dan menguntungkan hingga hari ini.

Lahir dari salah satu keluarga terkemuka di India, JRD Tata dibesarkan untuk menjadi penerbang perintis dan membangun salah satu industri terbesar di India.

Pada tahun 1938, pada usia 34 tahun, ia terpilih sebagai Chairman Tata & Sons, yang membuatnya menjadi kepala kelompok industri terbesar di India.

Dia mulai dengan 14 perusahaan di bawah kepemimpinannya dan pada saat kepergiannya pada tahun 1988, Tata & Sons adalah konglomerasi dari 95 perusahaan.

Yang kurang diketahui luas adalah Tata Motors didirikan sebagai produsen lokomotif kereta api. Dan pada tahun 1954 perusahaan ini memproduksi kendaraan komersial pertama berkolaborasi dengan Daimler-Benz AG (berlangsung hingga 1969). Sejak saat itu, Tata mendominasi sektor kendaraan komersial dari India.

Tata sangat memperhatikan kesejahteraan karyawan dan ini terlihat di semua perusahaan di grup Tata. Pada tahun 1956, ia memprakarsai program ‘asosiasi karyawan dengan manajemen’ untuk memberikan posisi yang lebih kuat bagi karyawan dalam urusan perusahaan. Ia juga menegakkan hari kerja delapan jam, bantuan medis gratis, dan asuransi kecelakaan kerja.

#6 Akio Toyoda

Nama Akio Toyoda

Status CEO Toyota

Lahir 3 Mei 1956 di Nagoya, Jepang

Pendidikan MBA di Babson College

Akio Toyoda (60) adalah cucu pendiri Toyota, Kiichiro Toyoda. Ia menjadi CEO pembuat mobil terbesar di dunia 8 tahun lalu.

Akio memimpin Toyota melalui krisis ekonomi global, serta gempa bumi dan tsunami tahun 2011.

Dia juga berhasil menangani kontroversi seputar recall kendaraan pada 2009/2010, yang akhirnya membuat Toyota menyetujui penyelesaian $ 1,2 miliar untuk konsumen AS.

Toyoda menyebut penarikan itu sebagai ‘titik balik’ dalam sejarah perusahaan dan kesempatan untuk kembali ke filosofi dasar Toyota tentang ‘pelanggan yang didahulukan’.

Toyota adalah pembuat mobil terbesar di dunia dilihat dari jumlah mobil yang terjual setiap tahunnya. Dan Akio Toyoda berhasil semakin membesarkan perusahaan warisan kakeknya itu.

Bagaimana tidak, bahkan ketika konsep permobilan dunia mengarah ke kendaraan hybrid, listrik, dan fuel cell, Toyota bisa merebut salah satu posisi terdepan dengan produk Prius dan Mirai.

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *