5 Tips Inreyen Motor Baru yang Perlu Diperhatikan Biar Awet

5 Tips Inreyen Motor Baru yang Perlu Diperhatikan Biar Awet

Motor baru semakin banyak diluncurkan belakangan ini. Selain itu, banyak pula penyegaran (new model) bagi motor yang sudah beredar. Anda berminat membeli motor baru? Silakan… Namun setelah motor sampai di rumah, jangan langsung dipakai, melainkan simak dulu 5 tips inreyen motor baru berikut ini, agar sepeda motor Anda awet.

1. Awas Tarikannya

Motor baru biasanya terasa enteng sekali tarikannya, bahkan sangat responsif. Gerakan setirnya pun masih ringan, sehingga manuvernya terasa enak. Namun justru semua itu bisa membuat pengendaranya terlena, sehingga melaju terlalu kencang atau teralu lincah. Dan ini justru membahayakan dirinya sendiri serta orang lain. Jadi kalau sedang naik motor baru, selow aja, yang penting aman.

2. Masa Inreyen Masih Penting

Inreyen motor baru atau masa awal motor digunakan tetap perlu diperhatikan, meski banyak orang tidak mau peduli. Motor yang di awal masa barunya dipakai secara halus, akan cenderung lebih awet dan jarang mengalami kerusakan dibanding motor baru yang langsung digeber-geber kencang.

3. Segera Ganti Oli

Setelah dipakai secara halus di masa inreyen atau awal masa barunya, gantilah oli mesin dan oli gardan (motor matic) pada sekitar 1.000 km pemakaian, tanpa perlu menunggu hingga 4.000 km atau 5.000 km. Sebab mesin dan komponen lain merupakan logam yang baru mengalami gesekan (friksi), sehingga oli bawaan sebelumnya lebih cepat kotor.

4. Hati-Hati Panaskan Mesin

Jangan pernah memanaskan mesin motor dengan cara memainkan gas terlalu kencang (digeber atau dibejek-bejek) sebab justru bisa merusak mesin. Terlebih bila motor baru alias inreyen itu belum mencapai 500 km pertamanya.

5. Hindari Lelah Logam

Hindari membawa beban yang berlebihan, karena bisa membuat chassis dan suspensi motor berada dalam kondisi lelah (fatique). Terlebih bila motor dibawa melibas lubang jalan atau polisi tidur dengan kencang. Dijamin umur suspensi barunya tidak akan lama. Rasa nyaman suspensi itu pun tidak akan bertahan lama. Lebih dari itu, compound ban motor baru juga masih keras, sehingga cengkeraman (grip) ke aspal belum maksimal. Membawa beban berat membuat motor kurang stabil dan mudah tergelincir di jalan licin atau berpasir.

Nah, semoga 5 tips inreyen motor baru di atas bisa berguna bagi Anda. Salam safety!

(Foto: antaranews)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *